Kamis, 02 Mei 2013

Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

Tips Mudah Menjaga Kesehatan Ibu Hamil 

Menjaga kesehatan tubuh ibu hamil  harus dilakukan dan sebenarnya tidak sulit. Tidak perlu yang membuat anda repot, namun hal - hal praktis saja  kadang dilupakan oleh seorang ibu hamil. Dan hal tersebut dapat menjadi masalah untuk kesehatan anda dan janin calon buah hati anda. Untuk itu, pada kesempatan ini, kami akan memberikan Tips Mudah Menjaga Kesehatan Ibu Hamil bagi anda dan Janin anda yang masih berada di kandungan.
Menjaga Kesehatan Wajah dan Kepala
Bagi Ibu hamil sebaiknya tidak melakukan pewarnaan dan pengeritingan rambut. Hal ini disebabkan obat yang digunakan untuk mengecat dan mengeriting rambut bersifat zat toksik (beracun). Kebersihan daerah rambut dan kepala dilakukan dengan melakukan keramas secara teratur, dan melakukan pijatan ringan pada wajah dan kepala untuk relaksasi.
Wajah Ibu hamil biasanya ada flek,warna gelap atau bintik coklat pada wajah ( cloasma gravidarum ). Hal tersebut diakibatkan oleh perubahan hormon yang merangsang pigmentasi pada wajah dan leher. Anda tidak perlu mengolesi dengan bermacam - macam krim pemutih. Karena setelah melahirkan, warna flek coklat tersebut akan hilang.
Menghirup Udara Bersih
Jangan gunakan bahan-bahan zat aerosol cat , kamfer, formalin , dan racun serangga yang berupa obat nyamuk bakar maupun semprot, dan apabila terpaksa menggunakannya anda harus melindungi mulut dan hidung dengan masker. Selain itu, anda sebaiknya menghindari polusi udara dari kendaraan bermotor.  Sedangkan Bagi ibu hamil dengan riwayat asma sebaiknya terhindar dari pencetus asma misalnya bulu binatang debu karpet,, serbuk bunga, udara dingin dan sebagainya.
Menjaga Kesehatan Mulut
Hormon kehamilan membuat gusi menjadi lebih lunak dan kadang berdarah. Maka dari itu, anda harus menggosok gigi dengan lembut, secara benar dan teratur setelah makan. Sesekali anda boleh berkumur dengan menggunakan larutan air garam hangat. Dan apabila gusi anda mudah berdarah atau bengkak gunakan pasta gigi yang sesuai  anjuran dokter kandungan anda.
Kebersihan Tubuh dan Payudara
Bagi anda yang memiliki riwayat keguguran berulang, sebaiknya mengurangi stimulasi (merangsang) menarik - narik puting payudara saat hamil  muda. Hal ini dikarenakan bisa merangsang hormon oksitosin dan menyebabkan kontraksi rahim. Perhatikan kebersihan payudara dan tubuh dengan mandi teratur sehari tiga kali. Hal ini sangat penting agar kulit sehat, peredaran darah ke seluruh tubuh lebih lancar. Ukuran payudara yang membesar saat hamil, biasanya membuat ibu sedikit kurang nyaman. Namun hal ini bisa diatasi dengan menggunakan Bra yang sesuai ukuran.
Kebersihan Tangan
Ibu hamil harus menjaga kebersihan tangan juga kuku, pastikan mencuci tangan sebelum anda makan. Dan bagi anda yang suka bertanam, gunakan sarung tangan agar tidak terkontaminasi dengan pupuk atau kotoran hewan. Jangan sampai Anda yang sedang hamil terkena Diare. Badan jadi lemah, kekurangan cairan dan infeksi saluran cerna. Bagi anda yang suka bermain dengan kucing, anjing, kelinci atau unggas, sebaiknya menghindari hewan-hewan tersebut saat hamil. Hal ini untuk mengurangi Resiko penyebaran virus toksoplasmosis melalui kotoran beberapa binatang tersebut.
Perawatan pada Daerah Perut
Semakin hari perut Ibu hamil tentu akan semakin membesar. Hal tersebut tentu sebagai tanda pertumbuhan janin yang bagus. Untuk itu, anda tidak boleh menggunakan pakaian yang terlalu ketat, saat ini banyak pakaian hamil yang modis, nyaman dan tidak menekan perut. Posisi tidur anda sebaiknya miring ke kanan, sehingga peredaran darah ke Janin lebih lancar.
Pembesaran perut juga berpengaruh terhadap keseimbangan tubuh. Maka dari itu, anda harus menjaga agar posisi tetap tegak saat berjalan, agar tidak mudah terpeleset atau jatuh. Dan apabila ada benda di lantai harus anda ambil, sebaiknya tekuk satu lutut dengan hati hati terlebih dahulu.
Kebersihan Daerah Alat Kelamin
Tips Mudah Menjaga Kesehatan Ibu Hamil yang selanjutnya adalah, Biasakan membersihkan daerah alat kelamin dengan benar agar kuman jahat tidak mudah masuk. Setelah kencing, bersihkan Vagina dengan air yang bersih dari arah depan ke belakang. Jangan menggunakan antiseptik pencuci vagina karena akan membunuh kuman baik.  Gunakan Celana Dalam dari bahan Katun dan seringlah menggantinya agar selalu bersih dan kering.
Jangan cemas dengan keputihan karena hal ini akibat perubahan hormonal ketika anda hamil. Namun apabila keputihan berubah bau busuk, warna hijau atau kuning kental disertai gatal anda harus segera mengobati. Penyakit kelamin pada suami juga harus diobati, sehingga tidak terjadi infeksi silang  atau saling menularkan kuman atau virus saat berhubungan badan.
Latihan Senam Hamil
Senam Hamil bertujuan agar otot dasar panggul lebih kuat, meningkatkan daya tahan tubuh, memperlancar peredaran darah dan melatih pernafasan. Apabila hal tersebut sulit untuk dilakukan atau ada larangan dari bidan, anda bisa menggantinya dengan latihan jalan kaki  tiap hari selama tigapuluh menit dan terutama dilakukan pada pagi hari.
Namun memang ada beberapa keadaan kehamilan yang beresiko keguguran dab tidak memperbolehkan ibu jalan kaki bahkan harus bed rest total. Dan sebagai pengganti Senam Hamil, anda bisa melakukan gerakan senam Kegel.
Perhatian Khusus Daerah Kaki
Bagi anda Ibu Hamil sebaiknya jangan menggunakan sepatu bertumit tinggi. Hal ini untuk mencegah terjadinya pembendungan pembuluh darah pada daerah kaki, dan tentu saja mengurangi Resiko terjatuh. Saat tidur atau berbaring usahakan tungkai kaki selalu dalam posisi lebih tinggi dibandingkan dengan badan. 
Sesekali baik juga merendam kaki dengan air hangat yang diberi garam, dan dilakukan pemijatan menggunakan minyak zaitun atau lotion lembut sambil duduk di kursi. Hal ini membantu melancarkan peredaran darah pada kaki, mencegah varises, mengurangi keluhan kram dan rasa pegal di kaki.
Lakukan Relaksasi atau Yoga
Ibu hamil sebaiknya tidur selama Satu atau dua jam dan malam sekitar delapan jam. Saat tidur ibu hamil biasanya akan mengalami sering mimpi buruk, hal ini dikarenakan rasa cemas yang terpendam dibawah sadar lalu terungkap dalam mimpi saat tidur. Oleh karena itu saling berbagi suka dan duka dengan suami akan mengurangi beban stres mental dan fisik.
Menjaga Kesehatan Ibu Hamil memang tidak hanya harus dilakukan oleh Ibu Hamil, namun juga harus didukung dan dilakukan oleh orang-orang yang ada disekitarnya, terutama suami. Dengan langkah-langkah mudah tersebut diharapkan kondisi Ibu dan Janin dapat melahirkan dan dilahirkan dengan keadaan yang sempurna.

 

Beragam Metode Persalinan Tanpa Rasa Sakit

Beragam Metode Persalinan Tanpa Rasa Sakit

Tips Persalinan Tanpa Rasa Sakit
Rasa nyeri merupakan hal yang biasa dialami wanita saat menghadapi persalinan, dan rasa sakit yang dialami dapat berbeda di waktu yang berbeda. Biasanya rawa nyeri itu muncul selama 30 sampai 40 detik setiap puncak kontraksi. Rasa nyeri itu datang dan hilang secara terus menerus. Dan ini merupakan hal yang biasa dan dapat diatassi. Rasa nyeri yang dirasakan saat pembukaan semakin lama semakin terasa dan semakin sering.
Rasa nyeri yang dialami saat persalinan ini menyebabkan pasien menjadi takut, gelisah dan tegang. Akibatnya, mulut rahim menjadi kaku dan dasar pinggul menjadi tegang. Hal ini mengakibatkan perlambatan Persalinan, kadang macet total (Distosia Servikalis). Rasa nyeri selalu berubah-ubah, kadang terasa sangat kuat, hilang, kadang terasa menusuk atau sangat nyeri. Hal ini biasanya terasa di bagian bawah perut, di bagian bawah punggung atau paha, atau di ketiga tempat tersebut biasanya akan terasa di puncak kontraksi.
Pedoman mengatasi rasa sakit saat persalinan dengan Non-Medis:
  • Merancang ruang sedemikian rupa sehingga dapat membantu meningkatkan hormon melalui ruangan yang gelap dan menjaga privacy
  • Coba merubah posisi, atau merubah gerak dan fokus pada pernapasan.
  • Konsentrasi dan fokus pada pernafasan, berpikir positif dan suara lepas
  •  Lakukan pemijatan dengan menggunakan minyak arometeraphi untuk mengurangi rasa sakit, atau sebarkan aromatherapi diseluruh ruangan dengan pembakaran.
  • Gunakan air hangat, shower atau berendam.
  • Gunakan penyembuhan homeopathic seperti arnica, mulai awal persalinan.
  •  Dorongan keyakinan dari pasangan selama persalinan. Dapat membantu anda untuk menghadapi persalinan, dan rasa sakit yang
Metode Medis Mengurangi rasa sakit saat Persalinan
B.    LEA (Lumbar Epydural Analgesia)
  • Pemberian obat pada ruang apydural
  •  Bisa dipertahankan sampai dengan 10 hari dalam penanggulangan nyeri persalinan (Continous Epydural),
  • Pada yang memerlukan tindakan operatif tidak diperlukan tindakan invasif lain.
  •  Aktivitas motorik ataupun kebebasan beraktivitas tetap terjamin.
  • Tidak berpengaruh pada nilai apgar bayi.
B. ILA (Intrathecal Lumbal Enalgesia)
  • Sebelum pembukaan 7-8 cm ibu dapat menggunakan Teknik ILA. Hal ini bisa dilakukan apabila pembukaan jalan lahir berjalan lambat.
  • Tehnik pemberian paling singkat, mudah dan sederhana.
  • Pemberian pada ruang subrachnoid :One shoot Prosedure”dengan durasi Bebas nyeri” 6 sampai 9 jam.
  •  Memerlukan tindakan anastetik lain bila diperlukan tindakan operatif.
  • Tidak dipengaruhi terhadap nilai apgar bayi.
  • Hilangnya rasa nyeri dapat mencegah peningaktan tekanan darah lebih lanjut, aliran darah plasenta dan ginjal akan lebih baik. Output urin meningkat.
Tens
Gelombang elektronik berfungsi seperti pemijatan. Mesin ini dapat merangsang tubuh untuk memproduksi senyawa penghilang rasa sakit alamiah, yaitu endorphin. Endorphin dapat menghambat hantaran sinyal rasa sakit ke otak.
Akupuntur
Akupuntur adalah pengobatan yang memanfaatkan rangsangan pada titik akupuntuntur yang mempengaruhi aliran bionergi tubuh. Teknik akupuntur ini memiliki efek fisik pada sistem endorfin. Endorfin juga sering disebut opinium alami tubuh. Teknik akupuntur ini mengatur fungsi otot dan mengatasi rasa sakit. Rangsangan akupuntur dapat menyebabkan naiknya jumlah endorfin. Dengan naiknya kadar endortin, tubuh mencoba menyembuhkan sendiri. Termasuk penyembuhan ketika setelah proses melahirkan.

 

Fungsi Nutrisi untuk Ibu Hamil dan Janin

Berbagai Fungsi Nutrisi untuk Ibu Hamil dan Janin



Gambar Nutrisi untuk Ibu Hamil dan Janin
Kehamilan bagi ibu, merupakan saat yang istimewa, dan sangat pantas apabila memerlukan perhatian yang lebih, terutama masalah Nutrisi yang harus dikonsumsi oleh calon Ibu. Nutrisi ini tidak hanya berguna dan dibutuhkan oleh Ibu Hamil, namun juga untuk Janin. Beberapa Nutrisi untuk Ibu Hamil diantaranya adalah; kalsium, folat (vitamin B9), piridoksin (vitamin B6), sianokobalamin (vitamin B12), zat besi, dan vitamin D. Sedangkan Nutrisi untuk Janin di dalam kandungan diantaranya gangliosida (GA), DHA, folat, FE, EFA, zat besi dan kolin.
Fungsi Folat (Vitamin B9)
Bagi ibu, folat berfungsi untuk mengurangi risiko anemia megaloblastik dan menurunkan kadar homosistein dalam darah sehingga mengurangi resiko gejala Eklamsia dan preeklamsia. Kedua gejala tersebut merupakan tiga besar penyebab tingginya angka kematian ibu melahirkan.
Sedangkan untuk Janin, folat berfungsi sebagai awal pembentukan tabung otak dan sum-sum tulang belakang. zat Folat (Vitamin B9) juga berfungsi untuk mengurangi neural tube deffects (cacat lahir pada otak dan tulang belakang), bibir sumbing, sindrom down, dan kecacatan lahir yang lain pada bayi.
Fungsi Kalsium dan Zat Besi
Kalsium merupakan salah satu Nutrisi untuk Ibu Hamil yang harus dipenuhi, karena diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi bayi. Sedangkan konsumsi zat besi yang cukup pada ibu hamil, akan mengurangi risiko terjadinya anemia. Kebutuhan zat besi ini akan meningkat selama kehamilan terutama di semester ke-3. Hal ini dikarenakan ekspansi jaringan ibu dan pembentukan darah merah, dan untuk memenuhi kebutuhan zat besi pada janin.
Kebutuhan Vitamin B6, D, dan B12
Vitamin B6 pada wanita hamil berfungsi untuk mengurangi rasa mual di saat kehamilan. Dan Vitamin D akan membantu penyerapan kalsium dan meningkatkan kepadatan tulang ibu. Sedangkan Vitamin B12 berfungisi untuk meningkatkan perkembangan otak, syaraf janin dan mengurangi Risiko anemia megaloblastik pada ibu hamil.
Fungsi Nutrisi untuk Janin
Janin dalam kandungan memerlukan Omega 3 dan DHA dalam jumlah cukup untuk pembentukan sistem saraf pusat. Sedangkan Gangliosida berperan untuk membetuk struktur otak, migrasi sel-sel otak, pembentukan sinapsis, dan myelinisasi. Nutrisi untuk Ibu Hamil seperti Gangliosida dan Kolin juga berpengaruh terhadap fungsi otak, terutama fungsi belajar dan mengingat pada anak.

 

Pemeriksaan Pap Smear Untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

Pemeriksaan Pap Smear Untuk Deteksi Dini Kanker Serviks



Pemeriksaan Pap Smear
Test atau Pemeriksaan Pap Smear adalah metode (screening) ginekologi, merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) menggunakan alat yang dinamakan speculum, dan bisa dilakukan oleh dokter kandungan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui adanya HPV ataupun sel karsinoma penyebab Kanker Leher Rahim, sejak dini. Pemeriksaan ini lebih diutamakan pada perempuan yang sudah pernah melakukan hubungan seksual. Bahkan Perempuan yang pernah melakukan hubungan seksual selama tiga tahun dari kontak seksual pertama kali WAJIB melakukan pap smear.
Test Deteksi Dini Kanker Serviks
Pap smear atau Pap Test adalah tes spesifik yang digunakan untuk mendeteksi dini kanker leher rahim/kanker serviks.  Aktivitas seksual merupakan salah satu predisposisi kanker serviks, Sehingga Pap Smear menjadi salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan oleh perempuan yang telah aktif secara seksual. Meski Pap smear hanya metoda skrining yang fungsinya untuk pencegahan Kanker Serviks, namun metode ini mampu mendeteksi lebih dari 90 % kanker leher rahim tahap awal yang masih mungkin untuk disembuhkan.
Cara Kerja Pap Smear

Pap smear sebaiknya dilakukan minimal satu kali dalam satu tahun. Pap Smear dilakukan di atas meja ginekologi oleh seorang dokter kandungan, dengan langkah pemeriksaan Pap Smear adalah sebagai berikut:
·         Pemeriksaan dalam ini menggunakan spekulum yang berfungsi untuk membuka liang vagina.
·         Sesudah terbuka pemeriksa dilakukan dan cairan leher rahim diambil menggunakan s spatula dan suatu sikat kecil yang halus. Cairan dari serviks tersebut kemudian dioles pada object glass dan dibawa ke laboratorium untuk proses dan membutuhkan waktu sekitar 3–7 hari untuk didapatkan hasilnya.
·         Dari hasil pemeriksaan diketahui apakah sel-sel leher rahim normal atau sudah menunjukkan tanda-tanda tidak normal (gejala awal kanker serviks)
·         Dari 80 persen sel yang tidak normal belum tentu merupakan Gejala kanker Serviks, karena hanya bisa disebabkan oleh virus yang terinfeksi atau karena peradangan sebab lain pada Vagina. jika dilihat dari perbandingan, mungkin hanya sekitar 10 % hasil pap smear yang bermasalah. Dan dari seluruh hasil pap smear yang menunjukkan masalah, hanya sekitar satu persen saja yang berpotensi untuk berkembang menjadi kanker serviks.
Persiapan Sebelum Pemeriksaan Pap Smear

Apabila anda berencana melakukan Pemeriksaan Pap Smear sehingga hasil yang dihasilkan akurat, sebaiknya anda menghindari beberapa hal sebagai berikut:

  • Lakukan Pemeriksaan Pap Smear ketika anda Tidak sedang haid atau ada perdarahan. Lakukan Pemeriksaan Jika tiga hari sesudah haid selesai.
  • Tidak boleh berhubungan seksual, minimal tiga hari (3x24 jam).
  • Tidak boleh memakai douch, cairan pembersih vagin atau antiseptik sejenisnya yang dimasukkan ke dalam vagina (Namun untuk membersihkan daerah bagian luar vagina masih diperbolehkan).
  • Tidak sedang hamil. Lakukan Pemeriksaan pap smear sebaiknya dilakukan dua atau tiga bulan setelah melahirkan, atau ketika darah nifas sudah bersih.

Tempat Dan Biaya Pemeriksaan Pap Smear

Pap smear bisa dilakukan oleh dokter kandungan dan bidan terlatih, baik di puskesmas sampai rumah sakit besar. Mengenai harga sangat bervariasi, jika dilakukan di puskesmas atau rumah sakit yang mendapatkan subsidi dari pemerintah biaya berkisar Rp 50.000 – Rp75.000, namun apabila dilakukan di tempat praktek Dokter Kandungan (S.Pog) Biaya Pap Smear mencapai Rp 300.000 - Rp 350.000

4 Fakta Penting Mengenai Pemeriksaan Pap Smear

  • Wanita yang memiliki faktor risiko tinggi dianjurkan melakukan pap smear satu tahun sekali. Namun untuk wanita yang sebelumnya didapatkan hasil pemeriksaan abnormal, dianjurkan melakukan Pemeriksaan Pap Smear lebih sering sesuai saran dokter.
  • Wanita yang sudah melakukan pengangkatan kandungan tanpa disertai pengangkatan mulut rahim tetap disarankan melakukan Pemeriksaan Pap Smear minimal setahun sekali.
  • Wanita menopause tetap berisiko menderita kanker serviks, sehingga tetap berisiko untuk kanker serviks dan tetap harus melakukan Pemeriksaan Pap Smear. 
  • Wanita yang berusia 67 tahun bahkan baru boleh berhenti melakukan Pemeriksaan Pap Smear apabila dua tahun berturut turut, hasil pap smear-nya normal.

 

Mengatasi Beragam Keluhan Selama Kehamilan

Tips Mengatasi Beragam Keluhan Selama Kehamilan



Gambar Mengatasi Keluhan Selama Kehamilan
Setiap pasangan pasti bahagia dengan kehamilan sang istri. Bahagia karena adanya kehidupan baru yang sedang berkembang dalam rahim ibu. Namun kadang rasa tidak nyaman karena keluhan yang dialami seperti mual, muntah dan keluhan lain yang dapat mengganggu masa-masa menyenangkan saat kehamilan.
Besar kemungkinan mayoritas keluhan  yang dialami ibu hamil adalah normal dan ditimbulkan karena adanya perubahan hormonal atau stress yang dialami dialami tubuh akibat kehamilan. Namun, tidak menutup kemungkinan ibu mengalami gangguan yang berat dan bisa membahayakan untuk janin maupun Ibu Hamil sendiri. Maka dari itu, apabila anda mengalami kondisi tertentu seperti dibawah ini, segera hubungi dokter:

  • Sakit kepala berat dalam waktu lama,
  • Pengelihatan kabur,
  • Sakit perut berkepanjangan,
  • Pendarahan dari lubang kemaluan,
  • Pecahnya ketuban (Keluar air dari vagina),
  • Sakit saat buang air kecil,
  • Bengkak pada tangan, kaki dan muka,
  • Muntah-muntah keseringan,
  • Demam dengan suhu tubuh diatas 38 derajat celcius,
·         Tidak ada gerakan janin pada usia lebih dari 28 minggu (kurang dari 10 tendangan dalam 12 jam).
Adapun keluhan lain selama kehamilan dan cara mengatasinya adalah sebagai berikut:
Gusi Berdarah (Trimester 1,2,3)
Gusi Ibu Hamil pada masa ini akan lebih lunak dan mudah luka. Biasanya gusi akan meradang dan plak gigi akan berkumpul didasar gigi, sehingga mengakibatkan terjadi penyakit dan kerusakan gigi. Gejalanya adalah gusi berdarah, terutama setelah menggosok gigi. Mengatasi Gusi berdarah saat hamil bisa dilakukan dengan berhati-hati saat menggosok gigi, jangan terlalu keras dan hindari menggosok gusi. Jika keluhan semakin parah segera berobatlah ke dokter gigi.
Sulit buang air besar/konstipasi (Trimester 1,2,3)
Hormon kehamilan progesterone membuat otot usus lebih rileks dan memperlambat pergerakan usus, sehingga menyebabkan gejala kotoran lebih keras/ kering, frekuensi buang air besar berkurang. Untuk mengatasi hal tersebut anda bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, jangan menahan keinginan buang air besar, olah raga teratur, hindari penggunaan obat pencahar, Jika perlu konsumsi suplemen herbal seperti the chamomile, dan apabila keluhan ini terus berlanjut, segera hubungi dokter.
Varises (Trimester 1,2,3)
Keluhan Selama Kehamilan disebabkan factor keturunan atau sikap tubuh (duduk, berdiri, menyilangkan kaki) terlalu lama. Gejala yang ditimbulkan adalah pembuluh darah di kaki atau paha terlihat bengkak dan terasa sakit. Hal ini bisa diatasi dengan istirahat dengan kaki diletakan pada tempat yang lebih tinggi dari badan, gunakan stocking khusus, dan lakukan olahraga ringan secara rutin.
Susah tidur (Trimester 1,2,3)
Hal ini diakibatkan gerakan janin yang menendang-nendang atau keinginan buang air kecil terus menerus. Gejalanya adalah anda merasa sulit tidur, sering terbangun dan kadang disertai mimpi buruk tentang persalinan. Permasalahan sulit tidur saat hamil bisa diatasi dengan membaca atau berolah raga ringan saat tidur, gunakan banyak bantal untuk mengganjal bagian tubuh yang terasa pegal, coba gunakan aroma terapi untuk membuat tidur anda lebih pulas.
Keputihan (Trimester 1,2 dan 3)
Disebabkan karena perubahan hormone, jika tidak disertai bau atau warna kuning kehijauan masih tergolong normal. Gejalanya adalah terjadi keputihan berwarna bening dan tidak berbau. Penanganan Keputihan saat hamil yang bisa dilakukan adalah dengan menghindari penggunaan sabun pembersih vagina, dan hindari pemakaian dalam ketat dan berbahan nilon.
Mual di pagi hari(Trimester 1)
Rasa mual bisa menjadi tanda awal kehamilan. Selain di pagi hari, rasa mual juga dirasakan siang atau sore hari dan akan bertambah parah ketika anda kelelahan. Gejalanya adalah rasa mual sering muncul saat mencium bau makanan atau asap rokok, dan biasanya akan hilang setelah usia kehamilan 12 minggu. Rasa Mual pada saat awal kehamilan bisa diatasi dengan makan biscuit kering, roti atau buah sebelum beranjak dari tempat tidur anda ketika pagi, hindari bau-bauan yang membuat mual, Makan dalam porsi kecil namun sering. Hindari makanan berlemak, berbumbu, bersoda dan kopi.
Kelelahan (Trimester 1 dan 3)
Disebabkan karena kebutuhan energy yang berlebih atau stress emosional. Gejalanya adalah ibu hamil akan merasa cepat lelah dan sering merasa ngantuk di siang hari. Kelelahan saat Hamil bisa diatasi dengan memperbanyak waktu istirahat, olahraga ringan yang teratur, Tidur lebih awal saat malam.
Stretch marks / Guratan Kulit (Trimester 2 dan 3)
Keluhan Selama Kehamilan ini dikarenakan kulit yang meregang lebih dari elastic normal. Gejalanya adalah muncul guratan merah pada kulit pada, perut atau payudara. Untuk mengatasinya yaitu dengan cara menggunakan pelembab kulit sebelum muncul guratan.
Keringat berlebih (Trimester 2 dan 3)
Hal ini dikarenakan perubahan hormonal dan peningkatan aliran darah ke kulit yang lazim terjadi pada kehamilan. Gejalanya adalah cepat berkeringat, sering terbangun tengah malam karena berkeringat. Untuk mengatasi permasalahan selama kehamilan ini anda harus memperbanyak minum air putih dan kenakan pakaian yang berbahan katun dan longgar.
Ambeien (Trimester 2 dan 3)
Tekanan dari kepala bayi menyebabkan timbulnya pembengkakan pembuluh darah balik disekitar anus. Gejalanya adalah rasa gatal, sakit dan keluar darah saat buang air besar. Untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan; jangan menunda buang air besar dan jangan mengejan, konsumsi buah, sayur dan banyak minum air putih, jangan berdiri dalam waktu lama, ambeien ringan akan hilang saat bayi sudah lahir, apabila tidak sembuh dan bertambah parah, segera periksa ke dokter.
Keluhan selama Kehamilan yang terakhir adalah munculnya Bercak coklat di kulit wajah atau perut. Hal ini bisa diatasi dengan menghindari sinar matahari secara langsung ke kulit dan gunakan tabir surya saat siang hari. Dengan beberapa pengetahuan dan tips diatas, semoga kehamilan anda akan terasa lebih menyenangkan, dan proses kehamilan nanti diberikan kelancaran.

 

Mencegah Penularan Penyakit Thalassemia pada Janin

Mencegah Penularan Penyakit Thalassemia pada Janin



Gambar Penyakit Thalassemia pada Janin
Thalassemia adalah penyakit kelainan darah yang diturunkan dari orang tua. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, namun penularan kepada janin bisa dilakukan dengan metode Skrining Thalassemia. Penyakit Thalassemia ditandai dengan kondisi sel darah merah mudah rusak atau umurnya kurang dari 120 hari, sehingga penderita akan sering mengalami anemia. 
Anemia akut yang terjadi dalam waktu yang lama menyebabkan penderita tampak pucat, lesu, mudah sakit, bahkan menyebabkan gagal jantung, pembengkakan hati dan limpa. Untuk mengatasi kekurangan darah (anemia) akibat penyakit Thalassemia, penderita harus melakukan transfusi darah dan pengobatan selama hidup. Bahkan penderita ini sejak anak-anak tidak akan mampu bertahan hidup lebih dari umur 40 tahun. Di Indonesia frekuensi penderita Thalassemia adalah 3-10 dari 100 orang. Yang akan lebih menjadi masalah adalah apabila penderita Thalassemia bertemu pasangan Thalassemia juga, karena akan berpotensi melahirkan anak yang menderita Thalassemia sebesar 25%.
Diagnosa Penyakit Thalassemia
Pemeriksaan laboratorium penting dilakukan, untuk sebagian besar individu pembawa sifat Thalassemia. Dan juga hanya dengan pemeriksaan laboratorium yang dapat mengetahui bahwa anda menderita Thalassemia atau tidak. Pemeriksaan laboratorium yang dilakukan minimal untuk mengetahui kemungkinan penyakit Thalassemia adalah dengan pemeriksaan Panel Analisis Hb (Meliputi; Hematologi rutin, gambaran darah tepi, analisis Hb dan Badan Inklusi HbH). Untuk lebih menyakinkan bahwa kelainan darah (anemia) tidak disebabkan oleh defisiensi besi dan penyakit kronis lain, dianjurkan melakukan pemeriksaan Panel Uji Saring Thalassemia (Pemeriksaan hampir sama dengan Pemeriksaan Penel Analisis Hb, hanya ditambah pemeriksaan Ferritin dan Tes Presipitasi DCIP).
Adapun yang lebih disarankan untuk melakukan Pengujian Panel Uji Saring adalah:
  • Anda yang memiliki riwayat keluarga penderita Thalassemia,
  • Seseorang dengan gejala anemia terus menerus  atau ciri kahas penderita Thalassemia yang lain,
  • Pasangan usia subur (Skrining Premarital / pranikah)
  • Kadar hemoglobin rendah, walaupun sudah minum obat atau suplemen penambah darah seperti zat besi.
  •  Ibu hamil (Diagnosa Prenatal)
  •  Hasil pemeriksaan anemia mikrositik dan atau hipokromik (MCV 80 fl dan/atau MCH 26pg)
  •  Hasil pemeriksaan ukuran sel darah merah lebih kecil dari normal atau gambaran sel darah merah abnormal walau kadar Hb normal.
Pencegahan Thalassemia bisa dilakukan dengan:
  • Menghindari perkawinan antara 2 orang pembawa sifat Thalassemia,
  • Memeriksa janin yang dikandung oleh pasangan yang menderita Thalassemia, dan menghentikan kehamilan apabila janin dinyatakan positif terinfeksi Thalassemia.

Penyakit Preeklampsia saat Kehamilan Menyebabkan Kematian

Penyakit Preeklampsia saat Kehamilan Menyebabkan Kematian



Gambar Penyakit Preeklampsia pada Ibu Hamil
Preeklampsia adalah salah satu kondisi medis dengan Gejala hipertensi saat kehamilan. Beberapa ibu mempunyai resiko Preeklampsia saat Kehamilan, dengan tanda tingginya tekanan darah yang lebih dari 140/90 mmHg, tungkai bawah bengkok berlebihan dan adanya protein dalam urin (Proteinuria). Preeklampsia merupakan penyebab kematian nomer dua terhadap Ibu Hamil setelah pendarahan.
Pada dasarnya istilah preeklampsia, dalam dunia kedokteran sudah tidak digunakan lagi. Para dokter saat ini menyebutnya gestosis (penyakit yang hanya terjadi saat kehamilan). Preeklampsia dapat terjadi pada Usia kehamilan 20 minggu atau mendekati saat Kelahiran. Dan berefek buruk pada system kekebalan tubuh termasuk pada plasenta yang menyediakan zat gizi bagi janin.
Gejala Preeklampsia
Meskipun Preeklampsia sering terjadi pada trimester tiga dan sering terjadi pada Ibu dengan kehamilan pertama, namun ada juga Ibu Hamil yang Mengalaminya pada Trimester II. Adapun gejalanya antara lain:

  • Sakit kepala yang tidak hilang,
  • Penglihatan gelap dan pandangan kabur,
  • Mudah kebiruan pada kulit,
  • Nyeri hebat di sebelah kanan perut,
  • Terjadi pembekakkan yang luar biasa pada tungkai bawah secara mendadak.
Resiko Preeklampsia
Preeklampsia berbahaya karena dapat mempengaruni seluruh organ tubuh ibu hamil, misalnya: Otak, Paru-Paru, Jantung, Ginjal, mata dan sistem darah. Kelainan ini juga akan berakibat buruk pada janin, karena  bisa menyebabkan Janin kekurangan nutrisi dan oksigen. Hal ini disebabkan karena pembuluh darah yang menyalurkan darah ke plasenta menyempit. 

Kurangnya nutrisi dan oksigen yang didapatkan janin menyebabkan pertumbuhan janin terhambat dan menyebabkan bayi lahir dengan berat badan ang rendah, kelahiran prematur, biru saat dilahirkan (asfiksia), dan kelainan lain pada janin. 

Diagnosis Preeklampsia
Bila mengalami hal tersebut, segeralah berkonsultasi ke dokter karena Preeklampsia bisa sangat serius. Penyakit Preeklampsia bisa diketahui dengan pasti, setelah pada pemeriksaan didapatkan ibu hamil mengalami hipertensi, bengkak, dan adanya protein dalam urin.
Preeklampsia pada Trimester II akan membuat dokter melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui apakah benar Preeklampsia atau menderita lupus epilepsy (ayan) dan lainnya. Dokter juga akan mencari tahu faktor penyebab apakah terjadi kehamilan kembar, kehamilan palsu/anggur (mola) akan mengalami kekentalan darah.
Pengobatan Preeklampsia
Ketika ibu hamil mengalami Preeklampsia, dokter akan menyarankan untuk istirahat total, yaitu dengan berbaring di tempat tidur dengan posisi berbaring ke sisi sebelah kiri dengan tujuan meningkatkan aliran darah pada janin. Penderita Preeklampsia juga harus mengurangi konsumsi garam, Banyak Minum Air Putih dan minum obat yang diberikan oleh Dokter secara teratur.